Keluarga Karsosentono

“ KEKAR “ Keluarga Besar Karso Sentono.

Kekar : merupakan singkatan dari Keluarga Besar Karsosentono. Keluarga besar ini berawal dari seorang Kakek dengan sebutan nama Karso Sentono dan Nenek dengan sebutan nama Siyem yang berdomosili di Jl. Patiunus No. 40 , yang lebih dikenal dengan sebutan Patiunus Ringin Kembar di Ngawi.

Dengan Motto : “ Sing Padha Rukun lan aja dumeh “ . “ Sing padha Rukun “ , merupakan sepatah kata yang disampaikan kepada putra-putrinya yang berjumlah 9 (sembilan) , ketika hendak kembali di pangkuan Allah yang Maha Kuasa. Sepatah kata yang sangat-sangat bermakna bagi kehidupan sesorang secara horisontal antara manusia dengan manusia , yang lebih khususnya adalah ditujukan kepada putra-putrinya agar selalu rukun dan saling bersilaturahmi antar keluarga itu sendiri. Seperti apa yang telah diperintahkan oleh Allah dalam Q.S an-Nisa’: 1, Allah berfirman, Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-namaNya, kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi.” Dan “ Aja Dumeh “ dimaksudkan, agar kita semua sebagai insan manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia jangan menjadikan kita semua lupa diri, angkuh, sok kaya, sok pintar, sok kuat dan sok-sok yang lain. Apalagi lupa dengan Allah yang Maha Kuasa yang telah menjadikan insan dunia untuk menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang-Nya. Kekuatan dan kebesaran itu mesti diarahkan untuk membantu yang kecil dan lemah, bukan digunakan untuk menopang yang salah maupun yang sewenang-wenang. Karena ketika Al-Quran mengulang-ulang kebesaran Allah, Al-Quran juga menegaskan bahwa : Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang angkuh lagi membanggakan diri (QS Luqman [31]: 18).

Kakek yang tekun beribadah dan sabar dalam bekerja ketika itu, merupakan seorang kakek yang menjadikan tauladan bagi putra-putrinya, bahkan cucu dan cicitnya. Ketika matahari di ufuk timur akan menampakkan cahayanya , suara adzan terdengar sayub-merdu memanggil dan membangunkan umatnya , suara gemericik air yang mengucur dari sebuah jamban ( Padhasan : gentong berisikan air ), membasuh muka seorang kakek yang hendak bersujud menghadap Allah yang Maha Kuasa. Dan ketika matahari di ufuk barat , suara adzan terdengar , sholawat Nabi mengalun, dan pujian-pujian “ Tamba Ati iku Lima ing Maknane “ terdengar dari langgar di sudut halaman ketika itu, telah mewarnai kehidupan seorang kakek – nenek dan putra-putrinya, serta cucu dan cicitnya. Selengkapnya untuk melihat Keluarga Besar Karso Sentono buka pada : http://putrakarsosentono.blogspot.com/ dan untuk melihat album foto Keluarga Besar Karso Sentono di alamat ini : http://maztanto82albumkekar.blogspot.com/

Aggota

JUMLAH ANGGOTA KELUARGA BESAR KARSO SENTONO “ KEKAR “

Berdasarkan data terakhir dari Buku Daftar Anggota Keluarga Besar Karso Sentono yang didistribusikan kepada masing-masing keluarga pada tahun 2007 dalam Acara Reuni Akbar / Pertemuan Rutin 2 tahunan di Ngawi, bahwa anggota KEKAR berjumlah 160 jiwa yang masih hidup, 13 jiwa sudah wafat. Berdasarka jenis kelamin laki-laki berjumlah 76 jiwa, perempuan berjumlah 84 jiwa.

AGENDA ACARA “ KEKAR “.

Kekar mepunyai agenda acara rutin tiap bulan yang penyelenggaraannya berada di Jakarta. Karena anggota KEKAR sebagian besar berdomisili di Ibu Kota tersebut. Dalam agenda rutin tersebut, disamping arisan keluarga juga bertujuan yang paling utama adalah mempererat tali silaturahmi keluarga dari mulai anak, cucu dan buyut agar saling mengenal dari generasi ke generasi.

Pertemuan Akbar Keluarga Besar Karso Sentono “ KEKAR “ penyelenggaraannya dikemas dalam 2-3 tahun sekali dengan memperhatikan situasi kondisi dengan melalui kesepakatan keluarga. Dalam pertemuan akbar, diadakan kegiatan olah raga bersama : tenis lapangan , foot sal , bermain musik oleh generasi kekar, dan ngobrol santai, guyon maton.

Rindu Rasul - Bimbo

Seni dan Budaya

Wayang Kulit dan Kerawitan gending-gending jawa adalah sebagai klangenan di Keluarga Besar Karsosentono “ KEKAR “ , Yang mengharapkan Kebudayaan Bangsa tetap lestari.

Wayang kulit Ki Enhus goro-goro

Gamelan Jawa Sinom

Wisata Ngawi

Tidak ada entri.
Tidak ada entri.